❄️ Logo Kabupaten Maluku Tengah

MalukuTengah adalah salah satu dari tiga kawasan di Maluku yang terletak di bagian tengah Kepulauan Maluku dan sisi utara Provinsi Maluku. Secara geografis, kawasan ini meliputi dua pulau besar, yakni Seram dan Buru dengan pulau-pulau kecil sekitarnya serta lima kepulauan: Ambon (Pulau Ambon dan Kepulauan Lease), Banda, Gorom, Watubela, dan Lucipara. Bilaberencana membeli televisi baru atau STB sekali lagi pastikan ada DVBT2, atau ada logo MODI (Maskot Digital Indonesia) dalam kemasan atau keterangan produknya. Maluku - 2: Kabupaten Maluku Tengah: Kabupaten Seram Bagian Timur: 20: Maluku - 6: Kabupaten Maluku Tenggara: Kota Tual: 21: Papua - 4: Kabupaten Merauke: 22: Papua - 7: DaftarNama Kabupaten dan Kota di Provinsi Sumatera Utara (SUMUT): Kabupaten Asahan. Kabupaten Batubara. Kabupaten Dairi. Kabupaten Deli Serdang. Kabupaten Humbang Hasundutan. Kabupaten Karo. Kabupaten Labuhanbatu. Kabupaten Labuhanbatu Selatan. DitjenKonservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) merupakan Direktorat dibawah lingkup Kementerian LHK Dalamrangka proses percepatan pengisian dan pengiriman data PMP pada aplikasi e-eds, LPMP Maluku melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi/Kabupaten/Kota di Wilayah Maluku terkait dengan waktu cut off pengiriman data pada tanggal 31 Januari 2020 sehingga proses pengisian dan pengiriman sesuai batas waktu yang ditentukan oleh pusat. LuasLautan : 79.005 Km2 ( 91,92% ) Secara administrasi Kabupaten Seram Bagian Barat terdiri 11 (Sebelas) Kecamatan, 92 (Sembilan Puluh Dua) Desa dan 115 (Seratus Lima Belas) Dusun. Penduduk Kabupaten Seram Bagian Barat berdasarkan proyeksi penduduk tahun 2015 sebanyak 169.481 jiwa yang terdiri atas 86.273 jiwa penduduk laki-laki dan 83.208 Designdan logo sesuai permintaan customer. Garansi Karoseri 1 Tahun. DMAX SC - SC - SPESIFICATION.pdf ONGKOS KIRIM Per Wilayah 2022.xls Silakan Login Untuk Berdiskusi Login. Informasi Pengaduan. Fitur ini dapat digunakan untuk mengirim pengaduan/laporan kepada LKPP; LKPP akan menjaga kerahasiaan data dan informasi yang Bapak/Ibu POLAKONSUMSI IKAN OLEH MASYARAKAT DI DESA HITUMESING, KABUPATEN MALUKU TENGAH. Ratna Indrawasih. Published 1 December 2016. Geography. Besarnya potensi sumber daya ikan di Provinsi Maluku menjadikan Maluku sebagai lumbung ikan nasional, yang menunjang kebutuhan pangan ikan penduduk Indonesia. Hal itu menjadikan konsumsi ikan perkapita penduduk Profildaerah kabupaten mamuju tengah tahun 2018 ii logo. Kpu kabupaten mamuju telah terbentuk sejak pertama kali pemilihan umum secara langsung dilaksanakan pada tahun 2004 yang telah sukses menyelenggarakan pesta demokrasi terbesar yaitu pemilu anggota dpr dpd dan dprd dan pemilu presiden dan wakil presiden dan kesemuanya terlaksana dengan baik aman tertib dan lancar. LOGODAN MAKNA Bintang bersudut tiga Bintang adalah salah satu benda alam ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang tinggi letaknya dan memancarkan cahaya abadi. Sedangkan jumlah tiga buah merupakan pantulan dari Trapsila Adhyaksa sebagai landasan kejiwaan warga Adhyaksa yang harus dihayati dan diamalkan. Pedang KabupatenMaluku Tengah memiliki luas sebesar 275.907 Km², terdiri dari wilayah lautan seluas 264.311,43 Km2 atau 95,80% dan daratan seluas 11.595,57 Km2 atau 4,20%, dengan panjang garis pantai 1.256.230 Km. Kabupaten Maluku Tengah berbatasan dengan : - Sebelah Utara berbatasan dengan Laut Seram - Sebelah Selatan berbatasan dengan Laut Banda PresidenKelima RI Megawati Soekarnoputri meresmikan rumah adat atau baileo, monumen, dan jalan atas. Jakarta, Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri meresmikan rumah adat atau baileo, monumen, dan jalan atas nama Soekarno, di Masohi, Maluku Tengah. Peresmian tersebut dilakukan secara virtual dari kediamannya APAK3q1. Lambang Daerah Kabupaten Maluku Tengah " PAMAHANUNUSA " yang berarti ”MEMBANGUN NUSA DAN BANGSA” Pengertian lengkap dari Lambang Daerah " PAMAHANUNUSA " sesuai Peraturan Daerah Nomor 33 / PER / DPRD – GER / 1970 adalah sebagai berikut Lambang Daerah Bentuk Perisai, yang berukuran leher atas 9 cm, garis tinggi 12cm, tinggi tepi kiri kanan sampai pada garis lengkung 8 cm, perisai melambangkan penangkis segalah serangan dari manapun datangnya. Lukisan lambang dengan dasar warna merah darah, berarti sifat keberanian murni yang tidak ternoda oleh sifat – sifat lain. Lukisan pada gambar menggunakan warna – warna Putih artinya suci, melambangkan kesucian didalam menunaikan tugas. Kuning artinya cahaya, melambangkan ketuguhan iman dan kebijaksanaan yang bercahaya yang gilang gemilan untuk suatu tujuan. Merah artinya berani, melambangkan gagah berani dalam menunaikan tugas. Hitam artinya tenang, melambangkan ketenangan dalam menhadapi sesuatu apapun juga . Hijau artinya harapan, melambangkan penuh harapan dalam melaksanakan tugas. Biru artinya tulus dan setia, melambangkan mengabdi kepada cita – cita Negara, Nusa dan Bangsa dengan tulus dan setia. Coklat artinya dasar, melambangkan memiliki dasar yang kuat guna melaksanakan tugas. Kesimpulan tata warna ” Tiap petugas dilambangkan menunaikan tugasnya dalam segi Pemerintahan mempunyai sifat suci, kebijaksanaan dan ketuguhan iman, gagah berani serta tenang, penuh harapan serta setia dan harus mempunyai dasar yang kokoh kuat seperti batang pohon sagu.” Lukisan dalam perisai terdiri dari Pohon Sagu mempunyai 15 pelepah yang hijau, masing – masing terdiri dari 45 daun artinya Pohon Sagu menghasilkan makna utama rakyat maluku, khususnya rakyat Kabupaten Maluku Tengah karena pohon sagu terdapat banyak sekali di pulau Seram / Nusa Ina. Pohon Sagu terkenal kokoh tak bisa di guncangkan / ditumbangkan oleh angin apapun. Juga melambangkan ketuguhan dan kekerasan watak kapitan / pahlawan – pahlawan Maluku seperti Thomas Matulessy Pattimura , Anthony Ribok, Said Perintah, Philip Latumahina dan Srikandi Kristina Martha Tiahahu. 15 Pelepah yang hijau masing – masing terdiri dari 45 helai daun mempunyai patokan yang nyata dalam sejarah perjuangan yang telah menjelma dari sejara Bangsa dan Negara Indonesia pada tahun 1954. Lima pelepah berwarna coklat artinya dasar yang dapat diikuti / dicontohi dari lima Pahlawan Maluku dengan mengingatkan kita pada perjuangan Pattimura pada tanggal 15 Mei 1817. Lima belas pelepah berwarna hijau , lima pelepah yang coklat berarti tulus setia mengabdi cita –cita Negara, Nusa dan Bangsa guna melksanakan tugas perjuangan Pattimura pada tanggal 15 Mei bulan 5. Benteng dengan lima kepala benteng berwarna hitam bertuliskan Kabupaten Maluku Tengahdengan huruf cetak putih membuktikan tempat dimana pahlawan –pahlawan yang telah gugur serta membayangkan kedukaan denga dengan hati yang suci terhadap berakhirnya hidup Pahlawan Pattmura. Lima kepala benteng merenungkan junjungan tinggi terhadap pancasila. Susunan batu pada benteng sebanyak 18 dan 17 berarti 1817 yang mejelma menjadi hari bersejarah bagi bangsa Indonesia yaitu 17 Agustus 1945. Parang dan Tombak adalah alat-alat kebesaran dan sesaktian para kapitan /pahlan . Kain Berang yang mengikat ujung tombak ialah isyarat peperangan datuk- datuk di Maluku Tengah. Rumput subur yang berwarna hijau membayangkan kesuburan tanah Maluku dengan hasil hutannya. Delapan belas pintalan daun – daun kelapa muda sebagai rantai persatuan dan kesatuan persaudaraan dimana kedua ujungnya bertemu pada bagian atas, artinya 18 kecamatan dalam Daerah Tingkat II Kabupaten Maluku Tengah. ©2020 Dinas Kominfo Maluku Tenggara. All Rights Reserved. Alamat Kompleks Kantor Bupati Maluku Tenggara Jln. Abraham Koedoeboen - LanggurKecamatan Kei KecilKabupaten Maluku TenggaraProvinsi This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view Tlp 0811-477-719, 0812-4740-0039Testimoni Isi Komentar Polling Bagaimana Kepuasan anda tentang informasi kami ? Sangat Puas Puas Kurang Puas Galeri Foto Video Lambang Daerah Kabupaten Maluku Tengah ” PAMAHANUNUSA” yang berarti ”MEMBANGUN NUSA DAN BANGSA” Pengertian lengkap dari Lambang Daerah ”PAMAHANUNUSA” sesuai Peraturan Daerah Nomor 33 / PER / DPRD – GER / 1970 adalah sebagai berikut Lambang Daerah Bentuk Perisai, yang berukuran leher atas 9 cm, garis tinggi 12cm, tinggi tepi kiri kanan sampai pada garis lengkung 8 cm, perisai melambangkan penangkis segalah serangan dari manapun datangnya. Lukisan lambang dengan dasar warna merah darah , berarti sifat keberanian murni yang tidak ternoda oleh sifat – sifat lain. Lukisan pada gambar menggunakan warna – warna Putih artinya suci, melambangkan kesucian didalam menunaikan tugas. Kuning artinya cahaya, melambangkan ketuguhan iman dan kebijaksanaan yang bercahaya yang gilang gemilan untuk suatu tujuan. Merah artinya berani melambangkan gagah berani dalam menunaikan tugas. Hitam arinya tenang, melambangkan ketenangan dalam menhadapi sesuatu apapun juga . Hijau artinya harapan, melambangkan penuh harapan dalam melaksanakan tugas. Biru artinya tulus dan setia, melambangkan mengabdi kepada cita – cita Negara, Nusa dan Bangsa dengan tulus dan setia. Coklat artinya dasar, melambangkan memiliki dasar yang kuat guna melaksanakan tugas. Kesimpulan tata warna ” Tiap petugas dilambangkan menunaikan tugasnya dalam segi Pemerintahan mempunyai sifat suci, kebijaksanaan dan ketuguhan iman, gagah berani serta tenang, penuh harapan serta setia dan harus mempunyai dasar yang kokoh kuat seperti batang pohon sagu.” Lukisan dalam perisai terdiri dari Pohon Sagu mempunyai 15 pelepah yang hijau, masing – masing terdiri dari 45 daun artinya Pohon Sagu menghasilkan makna utama rakyat maluku, khususnya rakyat Kabupaten Maluku Tengah karena pohon sagu terdapat banyak sekali di pulau Seram / Nusa Ina. Pohon Sagu terkenal kokoh tak bisa di guncangkan / ditumbangkan oleh angin apapun. Juga melambangkan ketuguhan dan kekerasan watak kapitan / pahlawan – pahlawan Maluku seperti Thomas Matulessy Pattimura , Anthony Ribok, Said Perintah, Philip Latumahina dan Srikandi Kristina Martha Tiahahu. 15 Pelepah yang hijau masing – masing terdiri dari 45 helai daun mempunyai patokan yang nyata dalam sejarah perjuangan yang telah menjelma dari sejara Bangsa dan Negara Indonesia pada tahun 1954. Lima pelepah berwarna coklat artinya dasar yang dapat diikuti / dicontohi dari lima Pahlawan Maluku dengan mengingatkan kita pada perjuangan Pattimura pada tanggal 15 Mei 1817. Lima belas pelepah berwarna hijau , lima pelepah yang coklat berarti tulus setia mengabdi cita –cita Negara, Nusa dan Bangsa guna melksanakan tugas perjuangan Pattimura pada tanggal 15 Mei bulan 5. Benteng dengan lima kepala benteng berwarna hitam bertuliskan Kabupaten Maluku Tengahdengan huruf cetak putih membuktikan tempat dimana pahlawan –pahlawan yang telah gugur serta membayangkan kedukaan denga dengan hati yang suci terhadap berakhirnya hidup Pahlawan Pattmura. Lima kepala benteng merenungkan junjungan tinggi terhadap pancasila. Susunan batu pada benteng sebanyak 18 dan 17 berarti 1817 yang mejelma menjadi hari bersejarah bagi bangsa Indonesia yaitu 17 Agustus 1945. Parang dan Tombak adalah alat-alat kebesaran dan sesaktian para kapitan /pahlan . Kain Berang yang mengikat ujung tombak ialah isyarat peperangan datuk- datuk di Maluku Tengah. Rumput subur yang berwarna hijau membayangkan kesuburan tanah Maluku dengan hasil hutannya. Delapan belas pintalan daun – daun kelapa muda sebagai rantai persatuan dan kesatuan persaudaraan dimana kedua ujungnya bertemu pada bagian atas, artinya 18 kecamatan dalam Daerah Tingkat II Kabupaten Maluku Tengah

logo kabupaten maluku tengah